Awal abad ke-20, di India yang dijajah Inggris, Prithvi Singh—pemimpin Pindari yang perkasa—menceritakan kisah pengkhianatan berdarah kepada seorang wartawan. Raja Gyanendra Singh dan penjajah Inggris merencanakan pembantaian 4.500 Pindari, memicu dendam yang membara. Dengan pedang terhunus dan hati yang terluka, Prithvi bersumpah membalas. Siapakah yang akan bertahan ketika kehormatan dipertaruhkan dan pengkhianatan mengintai di setiap sudut?