Setelah pulih dari stroke, seniman instalasi Namo datang ke Jeju untuk pamerannya, bertemu dengan Moonsoo yang masih menyimpan luka masa lalu karena dirinya. Di antara rahasia warga Jeju, termasuk walikota yang bunuh diri, Namo merenungkan arti karyanya: "anjing yang memakan bayangan"—metafora harapan yang hilang. Kembali ke Beijing, ia akhirnya berhadapan dengan kebenaran yang selama ini ia hindari.