Dua anak di kamp kano terjebak di tengah danau, tak bisa bergerak maju—sampai mereka belajar memahami dunia melalui sudut pandang satu sama lain. Film pendek Pixar ini menghadirkan karakter autis non-verbal pertama mereka, mengajak penonton merasakan keindahan dalam perbedaan dan kekuatan empati.